Cigarette=Rokok

Hmmmm….

apa yah nikmatnya, mungkin bagi para pecinta rokok akan beranggapan “tiada duanya”,”gak ada bandingannya”, “pelepas strees” atau banyak lainnya, sejak dari sma saya merokok dan gak kebayang sudah berapa banyak saya menghisap benda tersebut, dah berapa banyak uang yang saya keluarkan untuk benda tersebut, dan saya sudah merusak diri dengan benda tersebut, sadar akan bahaya dan kerugian banyak memberikan celah untuk berhenti tapi, tapi seolah tak ada kuasa melawan benda tersebut…banyak informasi yang saya baca melalui blog atau wacana lain yang memberikan cara dan usaha untuk berhenti merokok seperti yang salah satunya http://rokok.komunikasi.org, tapi kian dilawan kiat kuat rasa ingin merokok, semua nasehat semuakata seakan hanya dibaca lalu lewat begitu saja, gak ada yang berhasil, benda terkutuk ya begitulah saya panggil benda itu sekarang, alhasil saya hanya bisa mengurangi itu dengan susah payah dari yang 1 bungkus sehari sekarang hanya 3 batang Alhamdulillah mungkin niat saya masih kurang tapi saya tidak akan menghentikan usaha saya untuk berhenti merokok, bagi anda yang sudah bisa berhenti merokok kalo ada info pengalaman pribadi mohon di share ke saya, dan bagi anda yang tidak merokok jangan pernah mencoba tinggalkan benda itu gak ada untung nya at all..

Adakah…???

Adakah tempat dimana tak akan ada lagi yang berbohong..

tempat dimana kita akan
selalu berbicara jujur,berbicara apa adanya,
tak ada yang dirubah,
tahu tanpa menjalani,
jujur terbuka mungkin tak akan menyakiti,
tak akan lagi aku meng-iya-kan dari siapa pun,
karna hati yang merasakan,
adakah tempat dimana semua akan berbicara dari apa yang terjadi,
bukan berlaku seperti orang suci,
padahal dia telah menutupi dari apa yang terjadi.

Hampa


Sayang terkadang kita ,muak dengan semua ini

Sayang terkadang kita harus bicara tentang sebuah kebohongan
Kadang kita berbica tentang sebuah kebohongan hidup

Kau berbohong pada Ku, kesunyian tidak akan mengelilingi Ku
Air mata mu sudah tidak berarti lagi bagi ku
Angin semilir melewati angan ruang puing jiwa Ku
Cinta Ku, kau tidak pernah memberi apa-apa
Aku yang memberi cinta pada Mu

Kau sungguh tidak pantas mendaapatkan itu semua
Tapi sekarang, tidak ada yang bisa dilakukan
Jadi tidur lah dalam ingatan mu sendiri
Tidak berarti dari yang tersayang

Bukankah lebih baik kau pejaman mata Mu, selamat tinggal
Karena hanya kamu lah yang kini paling aku benci
Aku merasa tidak akan pernah cukup menangisi Mu lagi
Bukankah lebih baik kau pejaman mata Mu, selamat tinggal

Begitu berbeda..
Tertidur di bagian terdalam dari hati ku
Kau menyembunyikan sesuatu dari Ku, hilang…..
Dalam iringan waktu, mungkin terbang tinggi di balik awan
Mugkin kau akan lebih bahagia tanpa Ku

Begitu banyak yang telah aku lihat bersama Mu
Dan apa yang dilihat dari banyak kurang nya diriku
Aku akan menepati kata-kata ku
Aku punya kebanggaan yang membuat Ku merasakan hidup dan aku akan mati bersamanya
Dan aku tidak merasa jatuh
kau tidak pernah mendengarkan kata-kata Ku

Maafkanku dengan hidup Ku tapi inilah apa yang telah membuat Ku merasa hidup
lebih baik kau pejaman mata Mu, selamat tinggal
Karena hanya kamu lah yang kini paling aku benci
Aku merasa tidak akan pernah cukup menangisi Mu lagi
Bukankah lebih baik kau pejaman mata Mu, selamat tinggal

Aku dan Teman



Heii..lihat..bunga itu mati..
Mengapa kau tidak menyiraminya,
bukannya tidak kusirami tapi lelah,
kenapa kau tidak menjaganya..
Bukannya tidak mau menjaganya tapi setiap hari..
Kenapa..
Karena kusiram dan kujaga bunga itu akan tetap seperti itu,karena bunga itu sudah tidak ada keinginan untuk mekar dan mewangi lagi..
Aku rasa bunga itu sudah layu..hmm..tidak-tidak mungkin telah mati..
Lalu..
Entahlah,itu kan keinginannya,Aku sudah berusaha..
Ehmm..
Sudahlah..Kau cari lagi saja bunga yang lain,
Aku yakin bunga itu akan tumbuh lagi lebih indah dan lebih harum ditamanMu..
Mungkin..
Tapi biarlah dulu hingga bunga itu jatuh ketanah dan menyatu dengan alam..

Kau dan Aku, lawan yang berkawan

Entah apa lagi yang harus ku perbuat semuanya jadi serba salah…….sekarang kita layak nya musuh yang takut saling bertemu, seolah-olah kita bisa saling membunuh, Ku tahu apa yang terjadi dan Kau tahu semuanya, mungkin disaat kau menyadari bahwa Dia sedang mendekati Mu, Aku yang yang tahu kau minta menjauh, tersadar kini Aku, terasa sakit mendera, Kau tahu begitu Aku mencintai, begitu Aku menyayangi,…walau pun Kau tahu Ku bukan siapa-siapa lagi…

Angan jauh tetap menyayangi Mu sebagai teman kini hayal, omongan tanpa dasar yang kau minta dulu, saat Aku mencoba menjalani itu tapi Kau acuh, peduli pun tidak..rasa sakit yang Kuterima

Kau marasa saat Ku tak menjawab, kau marah saat Ku tak menjawab sms Mu, kau marah besar saat Aku tak jawab Chat dan Aku berusaha sebisa Ku sebagai Teman ditengah kesakitan Ku, disaat Aku seperti Mu dan Ku tanyakan kepada Mu, Kau marah, tak jelas, kadang masa yang lalu Kau sebut,….entahlah lah kini Aku tlah kecewa….2 kali,….entah apa yang harus Ku perbuat, ku selalu salah…..tp itu menurut Mu,…..Kau selalu benar tapi itu menurut Mu…….!!!!