
Setelah sukses dengan novel yang difilmkan yaitu Ayat-ayat Cinta( AAC ), kini Habibburahman El Shirazy memfilmkan satu lagi karya novel terbaiknya “Ketika Cinta Bertabih”( KCB ),
“Saya inginkan film Ketika Cinta Bertasbih bisa mengalahkan film Ayat-ayat Cinta, mengingat penjualan novelnya sudah dalam cetakan 18 ribu. Padahal waktunya belum mencapai 1 tahun. Sedangkan Ayat-Ayat Cinta hebohnya setelah 2-3 tahun, kalau pembacanya lebih biasanya penontonnya juga akan lebih” (red : seperti yang dikutip dalam detik ).
Jalan cerita atau alur cerita Ketika Cinta bertasbih kurang lebih hampir sama dengan Ayat-Ayat Cinta, yaitu masih tentang masalah hidup, cinta dan perjuangan dengan semangat hidup dan agama, hanya saja dalam novel Ketika Cinta Bertasbih tokoh utamanya ‘Azzam yang juga seorang mahasiswa seperti “Fahri” dalam Ayat-Ayat Cinta mengalami sejumlah masalah yang mendera sehingga menharuskan Dia berjualan bakso dan tempe untuk hidupnya….
Jika di AAC ada tiga tokoh utama yaitu Fahri, Maria, dan Aisyah untuk KCB diperlukan lima pemain untuk menjadi pemeran utamanya. Kelima tokoh tersebut harus memenuhi criteria harus memenuhi syarat yang sudah ditetapkan , adalah Dia harus taat beribadah, berakhlak baik dan berusia dewasa. Semua pemain harus lolos selksi tersebut dan mereka yang menjadi juri untuk casting pemain Ketika Cinta Bertasbih adalah Neno Warisman, Didi Petet, Dedy Mizwar dan sang penulis Novel Kang Abik ( sapaan akrab Habibburahman ), wah yang pasti pemainnya nanti hebat lihat saja nama-nama yang menjadi casting jurinya, actor kawakan semua dan idola Ku juga ( gak sabar niy pengen taw siapa pemainnya ).
Untuk Syuting Ketika Cinta Bertasbih akan dilakukan di luar dan dalam negeri, untuk diluar negeri dilakukan di Mesir dan di Tunisia, dan didalam negeri akan dilakukan dibeberapa daerah di Jawa Tengah. Sip semoga sukses Tim KCB, kami tunggu pemutaran perdananya, kembali anak bangsa berkarya, semoga Indonesia makin JAYA.







